Kalau kamu sedang mencari destinasi wisata baru di Jogja yang segar, unik, dan beda dari yang lain, The Lost World Farm bisa jadi pilihan menarik. Bayangkan suasana pedesaan ala Belanda, lengkap dengan kincir angin, kostum tradisional Eropa, dan pemandangan alam Gunung Merapi yang megah di latar belakang semuanya bisa kamu temukan di satu tempat ini. Nggak cuma cocok untuk anak-anak, tempat ini juga jadi favorit pasangan muda, rombongan keluarga, hingga komunitas fotografer.
The Lost World Farm terletak di Dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, tepat di lereng Gunung Merapi. Dari pusat Kota Yogyakarta, kamu bisa menempuh perjalanan sekitar 40 hingga 50 menit dengan kendaraan pribadi. Jalurnya cukup mulus, meskipun menjelang lokasi akan ada sedikit tanjakan dan jalan yang sempit, jadi pastikan kendaraanmu dalam kondisi prima.
Begitu sampai, kamu akan langsung disambut dengan udara sejuk khas pegunungan dan panorama hijau yang menyejukkan mata. Suasana tenang ini jadi alasan utama banyak pengunjung datang ke sini untuk sekadar "kabur sejenak" dari hiruk pikuk kota. Di tengah kawasan ini, berdirilah kincir angin besar yang menjadi ikon tempat, dikelilingi danau buatan, kebun hijau, dan bangunan bergaya Eropa klasik. Beneran berasa sedang di luar negeri.
Tiket masuknya juga ramah di kantong, hanya sekitar Rp 30.000 per orang. Kalau kamu mau mencoba wahana seperti berkano, sewa kostum Belanda, atau naik skuter listrik keliling area, tersedia tiket tambahan dengan harga mulai dari Rp 10.000–Rp 20.000 saja. Biaya yang cukup terjangkau untuk pengalaman yang menyenangkan dan tentunya banyak spot foto keren.
Spot-spot foto jadi daya tarik utama di The Lost World Farm. Kamu bisa berpose di depan rumah-rumah kayu warna pastel, berdiri di jembatan kayu yang membentang di atas danau, atau duduk santai di taman bunga dengan latar belakang Gunung Merapi. Kalau ingin lebih totalitas, kamu bisa menyewa kostum ala petani Belanda lengkap dengan topi dan apron, cocok buat konten Instagram yang berbeda dari biasanya.
Selain itu, area peternakan juga jadi favorit pengunjung, terutama anak-anak. Mereka bisa berinteraksi langsung dengan domba, kelinci, dan ayam. Kegiatan memberi makan hewan jadi salah satu cara edukatif mengenalkan dunia peternakan secara menyenangkan. Nggak cuma itu, ada juga zona edukasi pertanian organik dan mini greenhouse yang memperlihatkan cara bertani modern ramah lingkungan.
Buat kamu yang suka aktivitas fisik ringan, tersedia wahana berkano di danau, naik skuter mengelilingi taman, hingga flying fox mini yang cukup menantang adrenalin. Meski sederhana, wahana ini memberikan sentuhan petualangan yang menyenangkan. Ada pula jalur ATV yang bisa kamu coba untuk menjelajahi area sekitar dengan cara yang lebih seru.
Soal fasilitas, The Lost World Farm cukup lengkap. Area parkir luas, toilet bersih, musala, serta tempat istirahat tersebar di beberapa titik. Ada juga area piknik berupa gazebo-gazebo kecil dari kayu, cocok banget buat makan siang santai atau sekadar duduk menikmati suasana. Bagi pengunjung yang datang bersama rombongan, tersedia paket tur dan area gathering yang bisa digunakan untuk kegiatan kelompok seperti outbond atau edukasi alam.
Untuk urusan perut, kamu nggak perlu khawatir. Di dalam area farm tersedia beberapa food truck dan warung lokal yang menawarkan berbagai menu ringan seperti bakmi Jawa, nasi goreng, mie ayam, hingga makanan khas desa seperti tempe mendoan dan singkong goreng. Minuman hangat seperti teh, kopi tubruk, atau susu jahe juga bisa kamu nikmati sambil duduk di tepi danau menikmati hembusan angin.
Kalau kamu merasa satu hari nggak cukup, di sekitar kawasan Lost World Farm ada beberapa penginapan lokal dan homestay yang bisa disewa. Bahkan beberapa di antaranya menawarkan paket wisata lengkap termasuk sarapan dan aktivitas berkebun. Bagi kamu yang ingin pengalaman lebih dekat dengan alam, tersedia juga area camping ground.
Ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti agar pengalaman ke The Lost World Farm makin menyenangkan. Pertama, usahakan datang pagi hari sekitar pukul 07.00–09.00 saat cuaca masih sejuk dan cahaya alami bagus untuk foto. Kedua, kenakan pakaian yang nyaman dan alas kaki yang cocok untuk banyak berjalan. Ketiga, jangan lupa bawa kamera atau smartphone dengan baterai penuh, karena kamu pasti nggak akan tahan untuk tidak memotret berbagai sudut cantik di sini. Terakhir, siapkan uang tunai karena beberapa tenant makanan belum menerima pembayaran digital.
The Lost World Farm bukan sekadar tempat wisata biasa. Ini adalah tempat di mana kamu bisa belajar, berinteraksi dengan alam, dan tentu saja bersenang-senang. Suasananya cocok untuk healing, konten, sampai quality time bareng orang-orang tersayang. Dalam satu kunjungan, kamu bisa merasakan nuansa pedesaan Eropa, kehangatan budaya lokal, dan keindahan alam khas Merapi semuanya dalam satu paket wisata yang menarik dan menyegarkan.
Iklan
Mau Pasang Iklan? Email: [email protected]