Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menjadi duka bagi banyak orang, termasuk masyarakat di luar daerah. Di Yogyakarta, kepedulian itu diwujudkan lewat berbagai bentuk bantuan, salah satunya dari sebuah warung kopi di kawasan Giwangan, Umbulharjo.
Warkop Perdjuangan menggratiskan makanan untuk mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang keluarganya terdampak bencana. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan empati bagi para perantau yang tengah kesulitan.
Pemilik Warkop Perdjuangan, Krishna Wijaya (42), menjelaskan bahwa banyak mahasiswa dari tiga daerah tersebut yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Kondisi kampung halaman yang sedang dilanda bencana membuat sebagian dari mereka sulit menghubungi keluarga, bahkan kiriman uang pun bisa tersendat.
Krishna mengungkapkan bahwa mahasiswa rantau seringkali belum memiliki penghasilan sendiri, sehingga memenuhi kebutuhan harian pun menjadi tantangan. Karena itu, ia merasa perlu menghadirkan ruang aman dan suportif melalui program makan gratis ini.
Warkop Perdjuangan bukan sekadar tempat makan, tetapi juga ruang sosial. Bagi Krishna, sebuah piring makanan bisa memberi kekuatan mental dan rasa bahwa mereka tidak sendirian di Jogja.
“Inspirasi memberi sepiring makan dan minum gratis tanpa syarat ini murni bukan promosi. Ini bentuk tanggung jawab sosial agar anak-anak rantau tidak kelaparan saat keluarga mereka juga sedang menghadapi bencana,” ujarnya.
Mahasiswa yang membutuhkan cukup datang ke kasir dan memilih menu yang tersedia tanpa harus menunjukkan identitas apa pun. Mereka bebas memilih hidangan seperti soto ayam, nasi goreng, atau mi ayam. Hingga kini, sekitar 30 mahasiswa sudah terbantu melalui program tersebut.
Krishna menegaskan bahwa inisiatif ini bukan hanya hadir ketika bencana terjadi. Sejak awal berdiri, Warkop Perdjuangan sudah didedikasikan sebagai tempat untuk membantu mereka yang sedang mengalami kesulitan, termasuk yang bukan terdampak bencana.
Dengan jaringan resto yang ia miliki di Yogyakarta, Krishna berharap gerakan kecil ini dapat memberikan manfaat nyata bagi banyak orang.
“Ini bagian dari tanggung jawab sosial kami kepada masyarakat,” katanya.
source : kumparan
Iklan
Mau Pasang Iklan? Email: [email protected]