Yogyakarta kembali menunjukkan wajahnya sebagai kota penuh empati. Menyusul banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, berbagai rumah makan dan posko di Jogja membuka layanan makan gratis untuk mahasiswa perantau yang keluarganya terdampak bencana.
Aksi solidaritas ini tersebar di banyak titik, mulai dari Sleman, Kota Yogyakarta, hingga Bantul. Di antaranya Gudeg Yu Djum Pusat yang menyediakan sekitar 150 porsi makan gratis per hari pada periode 5–19 Desember 2025, pukul 10.00–18.00 WIB, khusus mahasiswa dengan menunjukkan KTP.
Langkah serupa juga dilakukan oleh Keumala Jogja serta Nasi Lemak Jasa Ayah di dua cabangnya di Kota Yogyakarta. Mahasiswa yang membutuhkan dapat langsung datang sesuai ketentuan masing-masing tempat.
Di wilayah Umbulharjo, Warkop Perdjuangan turut membuka pintu bantuan dengan mekanisme sederhana, cukup menunjukkan identitas. Sementara dari Bantul, Warung Makan Nusantara ikut ambil bagian memberikan akses makan gratis bagi mahasiswa terdampak.
Tak hanya rumah makan, Posko Polda DIY juga menyediakan makan gratis setiap hari pada pukul 08.00, 12.00, dan 18.00 WIB, dengan sekitar 200 porsi di setiap waktu pembagian. Mahasiswa cukup menunjukkan KTP dan KTM saat datang.
Aksi kemanusiaan ini ramai dibagikan oleh akun Instagram @pandanganjogja dan langsung menuai respons positif dari warganet. Banyak komentar dukungan dan apresiasi membanjiri unggahan tersebut.
Akun @tyo_opakhai757 menuliskan,
“Masyaallah.... luar biasa Jogja.”
Komentar senada datang dari @relawanmasjidaisyiyahnotoyudan,
“Indonesia tidak akan pernah kehabisan orang baik. Teruslah berbuat kebaikan dan tebarkan kebaikan 🔥🔥.”
Menariknya, unggahan itu juga memicu munculnya informasi bantuan tambahan. Akun @areikoareiko mengabarkan bahwa Warung Makan Kenang Rasa di kawasan Kotagede turut membuka akses makan gratis.
“Kami warung makan Kenang Rasa yang berada di Jalan Ki Penjawi, dekat Puskesmas Kotagede 2 (masih kerabat dari Warung Nusantara) juga memberikan akses bantuan makan gratis untuk mahasiswa Aceh, Sumatra yang terdampak. Monggo silakan bagi yang area kost di sekitar RS Hidayatul, Bonbin Gembiraloka, Gedong Kuning.”
Rangkaian aksi ini kembali menegaskan bahwa Jogja bukan hanya kota pelajar, tetapi juga kota dengan solidaritas yang hidup. Di tengah duka, kepedulian warga menjadi penguat bagi para mahasiswa rantau agar tidak merasa sendirian.
Iklan
Mau Pasang Iklan? Email: [email protected]